Cilacap Rabu, 29 Januari 2020 Komisioner KPU Kabupaten Cilacap Weweng Maretno dan Ami Pu - " />

MENUJU SATU DATA INDONESIA

Kamis, 30 Januari 2020

Cilacap Rabu, 29 Januari 2020 Komisioner KPU Kabupaten Cilacap Weweng Maretno dan Ami Purwandari hadir pada acara Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik Kabupaten Cilacap. FGD dihadiri narasumber dari Diskominfo (Wijaya), Bappeda, dan dan Kepala BPS Kab. Cilacap.
Tahun 2020 akan dilaksanakan sensus penduduk secara nasional, kunci keberhasilan sensus ini adalah partisipasi masyarakat. Untuk itu sensus mandiri secara online akan dicanangkan telebih dahulu baru kemudian secara manual dari petugas kami nanti yang akan mengunjungi dari rumah kerumah. Saya yakin diantara yang hadir diforum ini telah melek tehnologi informasi, seluruhnya punya HP android maka bukalah web kami www.sensus.bps.go.id/cek dari tanggal 15 Feb – 31 Maret 2020, disini bisa cek NIK dan KK, kata kepala BPS Kabupaten Cilacap dalam sambutannya.
Kami tidak saling menyalahkan tentang data penduduk yang ada di BPS dengan disdukcapil karena keduanya melakukan pencatatan dengan metode yang berbeda. Kami mengenal jumlah penduduk secara de Yure dan de Fackto, kebetulan ini ada komisioner KPU bahwa data yang digunakan oleh KPU adalah data penduduk berdasarkan de Yure, tapi kalau untuk urusan kepentingan pembangunan pakai data de fakto. Data itu mahal tapi membangun tanpa data jauh akan menjadi lebih mahal. Tahun 2020 ini pemerintah menyerahkan kegiatan sensus ditangani dua instansi Dirjen Dukcapil dan BPS dengan harapan agar data itu cuma satu dan valid, maka sebagaimana tema yang dicanangkan “Menuju Satu Data Indonesia".
Sementara dari Diskominfo, mengajak kepada Dispermades (Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa - red) yang membawahi langsung desa saat ini agar kembali mengaktifkan data monografi desa. Data monografi desa menginformasikan tentang data statis dan dinamis. Bahkan saat saya jadi Camat di Gandrungmangu dalam setiap bulan ada laporan tentang data demografi serta melakukan rakor dalam setiap bulannya.
Paparan berikutnya singkronisasi data dari beberapa OPD disampaikan oleh staff dari BPS tekait akan diterbitkannya buku Data Publikasi Daerah Dalam Angka, termasuk di dalamnya data yang berkaitan dengan hasil Pemilu 2019.
Weweng Maretno (Komisioner KPU Kab Cilacap) menyampaikan koreksi ke BPS bahwa dalam penulisan perolehan hasil Pilpres 2019 tidak hanya menyebutkan suara sah saja, tapi perlu ditambahi satu kolom terkait dengan perolehan suara tidak sah, dengan demikian nanti akan sinkron dengan jumlah Daftar Calon Tetap