Pleno Terbuka Penetapan DPB Periode November 2020 Secara Daring Dan Luring

Selasa, 15 Desember 2020

Untuk kesekian kalinya, pada hari ini Selasa 15 Desember 2020 KPU Kabupaten Cilacap melaksanakan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Periode November 2020. Ada yang berbeda pada pelaksanaan rapat pleno DPB kali ini yaitu dilaksanakan secara luring dan daring. Hal ini dilaksanakan dalam rangka mengurangi kerumunan atau perkumpulan orang dalam jumlah banyak di dalam acara rapat pleno terbuka rekapitulasi DPB ini terkait masih tingginya tingkat persebaran Covid-19 di Cilacap Kota. Peserta dibagi menjadi 2 (dua) bagian yaitu peserta luring atau hadir di Kantor KPU Kabupaten Cilacap dan peserta daring dengan menggunakan zoom meeting. Peserta luring terdiri dari 9 Parpol yang memiliki kursi di DPRD, Bawaslu, dan Disdukcapil. Sedangkan peserta daring terdiri dari 7 Parpol, TNI/Polri, Pemda, DPRD, Kesbangpol, Kemenag, BPS dan Dinas Instansi lainnya. Dari KPU Kabupaten Cilacap sendiri dihadiri lengkap oleh 5 Komisioner KPU Kabupaten Cilacap yaitu Handi Tri Ujiono (Ketua), Weweng Maretno (Divisi Teknis Penyelenggara), M. Muhni (Divisi Sosdiklih, SDM dan Parmas), Ami Purwandari ( Divisi Perencanaan, Data dan Informasi) dan Munjiatun Mukaromah (Divisi Hukum dan Pengawasan), Sekretaris dan Kasubbag, sementara Staff Sekretariat lainnya bertugas sebagai supporting system dalam acara rapat pleno terbuka DPB ini.
Acara Rapat Pleno Terbuka DBP Periode November 2020 dimulai pada pukul 09.30 WIB-selesai bertempat di Aula KPU Kabupaten Cilacap. Pembukaan dilakukan oleh Ketua KPU Kabupaten Cilacap Handi Tri Ujiono dengan sambutannya yang mengulas tentang adanya peningkatan partisipasi masyarakat pada pemilihan Serentak 2020 di masa Pandemi Covid-19 dan bersihnya daftar pemilih Pemilihan Serentak 2020 di daerah yang menyelenggarakan pemilihan serentak 2020 ini. “Menurut statistik bahwa pada Pemilihan Serentak 2020 ditengah pandemi ini ada peningkatan partisipasi masyarakat”, kata Handi. “Dan juga tentang daftar pemilih pada Pemilihan Serentak 2020 ini lebih bersih”, lanjutnya.
Selanjutnya rincian materi Rapat Pleno DPB Periode November 2020 disampaikan oleh Ami Purwandari selaku Divisi Perencanaan, Data dan Informasi. Materi yag disampaikan adalah mengenai data-data yang diperoleh untuk proses pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan dari Disdukcapil Kabupaten Cilacap, jumlah pemilih potensi baru, jumlah pemilih TMS dan jumlah Daftar Pemilih Berkelanjutan Kabupaten Cilacap. Angkanya cenderung menurun karena proses pengurangan pemilih yang TMS belum dibarengi dengan masuknya pemilih potensi baru menjadi data pada daftar pemilih berkelanjutan karena kendala elemen data yang kurang lengkap. Untuk itu KPU Kabupaten Cilacap berharap pada para peserta untuk berpartisipasi terhadap proses pemutakhiran data dan daftar pemilih berkelanjutan ini. “Harapan Kami adalah adanya partisipasi dari Parpol, TNI/Polri, Pemda, Dinas Instansi Lain dan Masyarakat untuk menginformasikan pemilih Pemilu 2019 yang TMS atau potensi baru agar dapat kami masukkan ke dalam Daftar Pemilih Berkelanjutan”, kata Ami.
Sebelum Daftar Pemilih Berkelanjutan Periode November 2020 ditetapkan, Para Peserta diberi kesempatan untuk menyampaikan pendapatnya terkait Daftar Pemilih Berkelanjutan ini. Salah satu Peserta yaitu Warsid dari Bawaslu Kabupaten Cilacap menyampaikan pendapatnya. “Jika metode proses pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan periode bulan November ini masih sama dengan proses di bulan-bulan kemarin maka dapat dipastikan jumlah Daftar Pemilih Berkelanjutannya turun lagi”, kata Warsid. “Saya tidak tahu apakah nantinya Daftar Pemilih Berkelanjutan ini menjadi dasar pemutakhiran data dan daftar pemilih pemilu/pemilihan selanjutnya atau tidak. Jika iya maka KPU harus berhati-hati dan jeli agar para pemilih yang telah di TMSkan ini benar adanya, jangan sampai menghilangkan hak pilih orang,” lanjut Warsid. Pertanyaan tersebut kemudian dijawab oleh Ketua KPU Handi Tri Ujiono, “Bahwa jumlah daftar pemilih berkelanjutan periode bulan November masih menunjukkan jumlah yang menurun hal ini terkait kendala data yang hanya memuat NIK dan Nama sehingga belum bisa memasukkan potensi pemilih baru itu ke dalam daftar pemilih berkelanjutan”, kata Handi. “Selanjutnya Daftar Pemilih Berkelanjutan nantinya tidak menjadi dasar untuk pemutakhiran daftar pemilih pada pemilu selanjutnya hal ini masih disebutkan dalam UU Pemilu No. 7 Tahun 2017”, kata Handi.  
Diskusi dengan Bawaslu Kabupaten Cilacap menjadi  penutup sesi tanya jawab pada acara Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Periode November 2020. Selanjutnya Ketua KPU Cilacap membacakan Berita Acara Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Periode November 2020 disusul dengan menetapkan jumlah Daftar Pemilih Berkelanjutan Periode November 2020 yaitu sebesar 1.471.495 pemilih dengan perincian pemilih Laki-laki sebesar 737.195 pemilih dan pemilih Perempuan sebesar 734.300 pemilih yang tersebar di 24 (duapuluh empat) kecamatan di Kabupaten Cilacap.
Sebelum menutup acara, Ketua KPU Kabupaten Cilacap mengapresiasi Disdukcapil Kabupaten Cilacap yang telah memberikan data-data kepada KPU Kabupaten Cilacap untuk proses pemutakhiran data dan daftar pemilih berkelanjutan. Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Periode November 2020 ditutup oleh Ketua KPU Kabupaten Cilacap dengan ketok palu dan bacaan hamdalah serta ucapan terima kasih kepada seluruh Sekretariat KPU Kabupaten Cilacap yang telah mensupport acara Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Periode November 2020 ini.

(Ami Purwandari, 15|12|2020)

Berkas Lampiran
BA No 19 tgl 15 Des 2020 Pleno DPB November
Ukuran : 1.34 Mb
Tipe : pdf