Kegiatan Akhir Tahun dan PAW Anggota Dewan

Senin, 21 Desember 2020

Oleh Ami Purwandari (Divisi Data dan Informasi)

Bulan Desember merupakan akhir tahun 2020 yang menjadi pertanda berakhirnya tahun anggaran 2020. Dimana nantinya semua lembaga tak terkecuali KPU Kabupaten Cilacap harus mempersiapkan laporan pertanggungjawaban atas penggunaan anggaran untuk kegiatan-kegiatan selama tahun 2020. Untuk mempersiapkan pelaporan pertanggungjawaban tersebut perlu adanya penuntasan kegiatan yang masih belum terlaksana dalam hal ini adalah kegiatan di Bulan Desember.

Untuk itu pada hari ini Selasa tanggal 8 Desember 2020, KPU Kabupaten Cilacap melaksanakan rapat pleno rencana kegiatan bulan Desember yang masih belum dilaksanakan sekaligus membahas tentang adanya permohonan PAW anggota Dewan dari Golkar yang meninggal dunia. Rapat pleno dimulai paa pukul 10.15 WIB bertempat di Aula KPU Kabupaten Cilacap dan dihadiri oleh komisioner, sekretaris dan kasubbag dengan agenda pembahasan ;

Laporan kegiatan Raker 2-3 Desember 2020
Rencana kegiatan kunjungan Pilkada 2020
PAW a/n H. Helmi Bustomi
Rencana kegiatan Desember 2020
Lain-lain
Rapat pleno dibuka oleh Ketua KPU Kabupaten Cilacap, Handi Tri Ujiono dengan menyampaikan pesan-pesan terkait kegiatan-kegiatan yang telah dan akan dilaksanakan. Selanjutnya Ketua KPU meminta Ami Purwandari selaku Divisi Data dan Informasi untuk melaporkan hasil Raker tgl 2-3 Desember di Sukoharjo terkait penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2020-2024. Kesimpulan hasil rapat kerja penyusunan rencana strategis yang disampaikan oleh Kepala Biro perencanaan dan Data Sekretaris jenderal KPU RI, Sumariyandono adalah sebagai berikut :

KPU Kabupaten/kota wajib menyusun renstra tahun 2020-2024 sebagai pedoman penyusunan perencanaan kegiatan
Penyusunan Renstra mengikuti sistematika dari KPU RI
Renstra KPU Kabupaten Cilacap sepakat dijadikan acuan untuk penyusunan renstra KPU se Jawa Tengah
Renstra diharapkan selesai pada akhir tahun 2020. Selanjutnya Ketua KPU Cilacap mempersilakan M. Muhni selaku Divisi Sosdiklih, SDM dan Parmas untuk menyampaikan hasil Raker Sukoharjo terkait Penyusunan anggaran Pilkada 2024. M. Muhni menyampaikan pula kesimpulan hasil Raker Sukoharjo sebagai berikut :

Dalam Anggaran Tahun 2020, ada beberapa issu yang perlu disikapi oleh masing-masing satker.
Issu-issu dalam DIPA 2020 khususnya tentang kebijakan anggaran penanganan Covid-19 :
Dalam juknis 5, dalam pengadaan Vitamin bisa diberikan kepada Komisioner dan Pegawai
Jika dalam suatu daerah tidak tersedia jenis vitamin sebagaimana juknis yang ada, boleh diganti dengan makanan penambah daya tahan tubuh.
Alokasi APD yang diberikan oleh KPU RI cukup banyak karena saat penyusunan anggaran, harga APD masih mahal, namun dalam pelaksanaannya harganya sudah menurun jauh, sehingga pengadaan APD boleh untu Komisioner, dan Pegawai dan bagi yang Pilkada boleh diberikan sampai kepada pemilih. (masker, handsanitizer)
Penyusunan standarisasi pokok-pokok dalam penyusunan anggaran:
Jumlah Anggaran
Jumlah Pemilih
Jumlah TPS dan Pemilih dalam TPS
Honor badan adhoc
Indeks anggaran per pemilih
Jumlah Pasangan Calon
Koordinasi dengan Pemda
Pencadangan dana oleh Pemda
Kendala yang dihadapi
Rekomendasi
Kesimpulan Kelas Anggaran :
Jumlah Pemilih per TPS antara 400-500
Paslon 4-6 Pasangan
Honor badan adhoc disulkan maksimal Rp 2.500.000,- untuk ketua PPK dan Rp 2.200.000,- untuk Ketua PPS
Prosentase anggaran badan adhoc minimal 60% dari total anggaran
Anggaran Covid-19 dipisahkan terlebih dahulu sedangkan anggaran untuk santunan langsung dimasukkan
Koordinasi dengan stakeholder Pemda (Polres, Kesbangpol, Pol PP) agar tidak terjadi miss penyusunan dan tumpang anggaran.
standar harga daerah tertentu/daerah khusus/sulit dibedakan
KPU mendorong alokasi dana cadangan oleh Pemda
Fasilitas-fasilitasi Pemda agar dikomunikasikan lebih awal.
Selanjutnya pembahasan beralih pada rencana kegiatan kunjungan pilkada yang rencananya akan mengunjungi Kabupaten Purbalingga dan Kebumen. Tim dibagi menjadi dua yaitu : Tim Purbalingga terdiri dari Handi Tri Ujiono, Weweng Maretno dan M. Muhni. Sedangkan Tim Kebumen terdiri dari Ami Purwandari, Munjiatun Mukaromah dan Sarippudin Riyanto. Kegiatan bersifat pemantauan terhadap pelaksanaan Pilkada ditengah pandemi, oleh karena itu Ketua KPU Kabupaten Cilacap berpesan agar disiapkan hal-hal yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan tersebut. Hal-hal yang berkaitan dengan prosedur pelaksanaan di dalam TPS berkaitan dengan protokol kesehatan penanganan covid 19 dipatuhi atau tidak. “Siapkan apa yang diperlukan dalam pemantauan pilkada 2020 ini, barangkali ada tps yang tidak lengkap petugasnya karena setelah di rapid test ternyata reaktif. Bagaimana perlakuannya, harus diperhatikan. Kemudian apakah hak dan kewajiban petugas yang reaktif diberikan atau tidak dan sebagainya”, kata Handi.

Agenda pembahasan selanjutnya adalah tentang pergantian antarwaktu anggota dewan dari fraksi Golkar yang meninggal dunia yaitu H. Helmi Bustomi. Dalam kesempatan ini Handi Tri Ujiono mempersilakan Weweng Maretno selaku Divisi Teknik Penyelenggara untuk memberi penjelasan terkait proses PAW tersebut. Weweng menjelaskan bahwa proses PAW telah sampai pada tahap pemberian surat dan berkas hasil verifikasi terhadap calon PAW dan akan diberikan kepada DPRD Kabupaten Cilacap setelah rapat pleno ini selesai.

Selanjutnya adalah lain-lain diisi oleh Sekrataris KPU Kabupaten Cilacap, Karsito terkait anggaran tambahan yang digunakan untuk penanganan pencegahan covid 19. Disampaikan oleh Karsito bahwa siapapun termasuk komisioner yang telah melaksanakan dinas luar untuk melakukan rapid test guna pencegahan terpaparnya covid 19.

Rapat pleno ditutup oleh Ketua KPU Cilacap Handi Tri Ujiono dengna bacaan basmalah.

Ami (8|12|2020)