Rapat Koordinasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Tahun 2021

Jumat, 26 Februari 2021

Oleh : Ami Purwandari
(Divisi Perencanaan, Data dan Informasi)

Daftar Pemilih menjadi hal yang sangat penting di dalam pemilihan/pemilu, bahkan setiap ada persengketaan hasil pemilihan/pemilu di Mahkamah Konstitusi tidak ada perkara yang tidak mempermasalahkan daftar pemilih. Oleh karenanya langkah-langkah KPU dalam memutakhirkan daftar pemilih harus secermat dan sedetail mungkin agar data yang dihasilkan dalam proses pemutakhiran data pemilih valid dan akurat sehingga tidak menimbulkan permasalahan yang dapat disengketakan. Untuk dapat menghasilkan data pemilih yang akurat tersebut maka proses pemutakhiran data pemilih harus dilakukan secara terus menerus tidak sebatas pada saat tahapan pemilihan/pemilu.
Disebutkan dalam UU Pemilu No. 7 Tahun 2017, PKPU No. 2 Tahun 2017 dan PKPU No. 11 Tahun 2018 bahwa KPU berkewajiban melakukan pemutakhiran data dan daftar pemilih secara berkelanjutan. Oleh karena itu pasca Pemilu 2019 dan Pemilihan Tahun 2020 KPU Kabupaten/Kota di tahun 2021 ini wajib melakukan pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan dengan dasar pelaksanaan Surat Ketua KPU RI Nomor 132/PL.02-SD/01/KPU/II/2021 Tentang Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan Tahun 2021.
Berbekal surat edaran tersebut maka Kabupaten/Kota setiap bulan ditahun 2021 ini melaksanakan koordinasi pemutakhiran data dan daftar pemilih berkelanjutan dengan basis data DPT Pemilu 2019 dan DPT Pemilihan 2020. Mekanismenya dengan mencoret pemilih TMS (meninggal, pindah domisili, alih status dr TNI/Polri ke sipil atau sebaliknya) dan menambahkan potensi pemilih baru (pemula dan pindahan). Cara untuk mendapatkan data-data yang diperlukan dalam pemutakhiran data dan daftar pemilih berkelanjutan adalah dengan melakukan koordinasi dengan instansi terkait setiap bulan. Sedangkan hasil dari rapat koordinasi tersebut disusun menjadi daftar pemilih berkelanjutan yang selanjutnya ditetapkan dalam rapat pleno komisioner KPU setiap 3 bulan sekali atau triwulanan.
Untuk menjalankan surat dari Ketua KPU RI tentang pemutakhiran data pemilih berkelanjutan maka pada hari ini, Jumat (27/02/2021) pukul 13.00 WIB sampai dengan selesai KPU Kabupaten Cilacap menyelenggarakan Rapat Koordinasi Daftar Pemilih Berkelanjutan dengan stakeholder yang bertempat di Aula KPU Kabupaten Cilacap.
Rapat Koordinasi dihadiri oleh seluruh komisioner KPU Kabupaten Cilacap dan instansi terkait seperti Bawaslu, Disdukcapil, Kesbangpol, TNI, Polri, BPS, Kementerian Agama dan Pemerintah Daerah dalam hal ini Kabag Pemerintahan.
Rapat Koordinasi DPB ini dilakukan untuk menjaring masukan atau tanggapan mengenai data-data yang diperlukan dalam proses DPB dari instansi yang hadir. Rapat koordinasi dibuka oleh ketua KPU Kabupaten Cilacap, Handi Tri Ujiono. Dalam sambutannya Beliau mengatakan bahwa Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) di tahun 2021 ini agak sedikit berbeda mekanismenya dengan DPB tahun lalu.
Pada kesempatan ini disampaikan materi tentang pelaksanaan DPB di tahun 2021 oleh Ami Purwandari selaku Divisi Data dan Informasi. Dalam materi rakor disampaikan pula hasil koordinasi antara Disdukcapil dengan KPU Kabupaten Cilacap pada bulan Januari dan Februari 2021. Data hasil koordinasi yang dimaksud di atas yaitu :
Data dari Disdukcapil Kabupaten Cilacap terdiri dari :
- Data Kematian = 377,
- Data Pindah Keluar = 3.154,
- Data Pindah Masuk = 1.477,
- Data Perekaman = 3.212
Data dari masukan masyarakat terdiri dari :
- Data potensi pemilih baru = 1
- Data meninggal = 6
Data anomali dari KPU RI untuk mendukung program nasional vaksinasi covid-19 terdiri dari :
- Data TMS karena ganda = 1.005
- Data TMS karena dibawah umur = 10
- Data TMS karena pindah = 710
- Data Perbaikan data pemilih = 900
Data tindak lanjut terhadap data perekaman dari Disdukcapil tahun 2020 :
- Data Potensi Pemilih Baru = 1.164
Sehingga jumlah Daftar Pemilih Berkelanjutan Kabupaten Cilacap Tahun 2021 adalah sebagai berikut :
Data Potensi Pemilih Baru Data TMS Data Perbaikan Data Pemilih
Laki-laki = 537 Laki-laki = 1.608 Laki-laki = 483
Perempuan = 628 Perempuan = 1.511 Perempuan = 417
Jumlah = 1.165 Jumlah = 3.119 Jumlah = 900
Jumlah Total DPB
Laki-laki = 735.634
Perempuan = 732.953
Jumlah = 1.468.587
Acara ditutup dengan penandatangan Berita Acara Hasil Rapat Koordinasi DPB periode Januari-Februari 2021 oleh seluruh komisioner KPU Kabupaten Cilacap.

(Ami, 27|02|2021)