Mengudara Bersama Radio Bercahaya FM

Jumat, 23 April 2021

Weweng Maretno mengisi dialog di Radio Bercahaya FM

Suasana pagi kami disapa Syarifudin Riyanto, kasubag TP Hupmas sekretariat KPU Kabupaten Cilacap, “bos sudah siap mengudara”, sejenak tertegun mengudara?… Oh ya rupanya saya baru ingat bahwa Jum’at, 23 April 2021 adalah jadual dimana saya harus mengisi spot acara Dialog Bercahaya bersama KPU Kabupaten Cilacap di Radio Bercahaya FM Cilacap.

Dialog kali ini mengambil Tema “mengenal hasil-hasil pemilu 2019”. Ditemani Host yang cantik (mba Delia) dari Bercahaya FM mengajukan beberapa pertanyaan ringan, tapi sangat panjang kami untuk menjelaskan, diantaranya apa sih yang mendasari, siapa peserta Pemilu dan apa pula pemilu serentak itu?, bahwa Pemilu adalah sarana kedaulatan rakyat untuk memlih para pemimpin, yang mendasari pemilu ya Undang-Undang.
Peserta Pemilu meliputi partai politik, perseorangan dan pasangan calon Presiden dan wakil Presiden.
Pada tahun 2004, 2009, 2014 Pemilihan Umum Legislatif, Pemilu Presiden dan Wakil Presiden secara langsung namun demikian dilaksanakan pada waktu terpisah, diawali dari Pemilu Legislatif kemudian selang beberapa bulan kemudian Pemilu Presiden dan Wakil Presiden.
Dikatakan seremtak karena pada tahun 2019 Pemilihan Umum Legislatif dan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden dilaksanakan bersamaan waktunya yaitu tanggal 17 April 2019. Sebagai dasar hukum pelaksanaan Pemilu tahun 2019 adalah  UU No 7 Tahun 2017. Pada tahun 2024 bahkan lebih dahsyat lagi karena disampaing pemilu serempak yang dilaksanakan tahun 2019 kemarin (Pemilu Legislatif dan Presiden) bersamaan kedepan 2024 ditambah lagi dengan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, namun jangan panik bahwa untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur akan dilaksanakan bulan November 2024 sebagaimana amanat UU No 10 Tahun_2016_perubahan UU 1 Tahun 2015 tentang Pilkada.
Hasil pemilu 2019 itu apa, kembali kami jelaskan bahwa pemilu 2019 itu menghasilkan Presiden dan Wakil Presiden yang saat ini sedang berkuasa, legislative tingkat pusat dari daerah pemilihan Jateng VII ada 8 (delapan) orang perwakilan, yang paling terkenal berasal dari Kabupaten Cilacap yaitu Ibu Novita dari Gerindra dan Ibu Teti Rohatiningsih perwakilan dari Golkar, Adapun  perwakilan DPRD Provinsi ada 12 (dua belas) orang perwakilan sedangkan kursi untuk DPRD Kabupaten Cilacap dari 6 Dapil seluruhnya 50 orang.  Kurun waktu 2019 sampai dengan 2021 sudah ada 3 orang pengganti antar waktu, karena 3 orang DPRD Kabupaten Cilacap meninggal dunia (Adi Saroso, Parsiyan, Helmi Bhustomi).


Hasil partisipasi pemilih 2019 kemarin apakah suaranya sah semua?, kami jelaskan bahwa menurut data kami dari 1.080.180 pemilih suara tidak sah nya mencapai 64.839, justru suara tidak sah tertinggi ada di Dapil Cilacap 1 (kota) mencapai 6,1% sedangkan terendah di dapil cilacap 3 sebanyak 3,3% walaupun catatan kami bahwa dapil 3 itu partisipasinya rendah tapi prosentase suara tidak sah paling rendah.
Kenapa didaerah pemiihan Cilacap 1 yang notabene daerah kota kok suara tidak sahnya tinggi dibanding dapil lain yang maaf didesa gitu apakah dikota pemilihnya kurang pintar ,..wah kami tidak bisa memastikan hal itu tapi menurut pengamatan kami bahwa situasi sangat mempengaruhi dimana stresingnya lebih tinggi kemudian banyak calon pemilih sebenenarnya kurang mengetahui bahwa sebenarnya suara rusak sebelum dicoblos itu bisa ditukar langsung ke KPPS sampai dengan 3 kali.  Nah kondisi seperti ini dimungkinkan yang mempengaruhi, sedangan saksi diperkotaan lebih cerdik dan sangat sekali berkepentingan.


Harapan kedepan kami optimis bahwa pemilu 2024 akan berhasil dengan baik sukes tanpa ekes negative, terkait pengalaman penyelenggara pemilu 2019 lalu, KPU Kabupaten Cilacap dalam rekrut penyelenggara akan lebih selektif dan

mempertimbangkan kemampuan sumber daya calon penyelenggara mulai dari tingkat PPK, PPS sampai dengan KPPS.  Karena kedepan KPPS sebagai penyelenggara dituntut mempunyai kemampuan Teknik informatika yang mumpuni, sebab bersamaan dengan perhitungan akan dilakukan dengan tehnologi modern yaitu menggunakan aplikasi Sirekap.